Monthly Archives: March 2021

Jelaskan Metode Oogenesis Pada Wanita

Oogenesis merupakan salah satu proses gametogenesis atau pembentukan gamet, khususnya perkembangan sel telur pada wanita. Lalu bagaimana strategi oogenesis pada cewek? pasti tindakan melalui divisi meiosis? dan apa sel terakhir yang dibuatnya? Untuk memahami solusinya, mari kita lihat rasionalisasi berikut pada artikel berikut ini Tahap Oogenesis Pada Bayi Perempuan Yang Baru Lahir

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica Anda, perempuan setiap kali mereka masih janin berusia di atas 8 sampai 20 bulan akan memulai peristiwa folikel promodial menjadi oogonia yang membelah lagi dengan mitosis menjadi empat ratus ribu oosit utama. Seluruh proses perkembangan oosit terpenting (oositogenesis) diselesaikan tepat sebelum bayi perempuan lahir. Oosit kunci akan mengalami proses oogenesis atau perkembangan sel telur saat memasuki masa pubertas, disitulah wanita pertama yang bekerja mengalami menstruasi.

Oosit kunci kemudian membelah dengan meiosis I menjadi dua sel anak haploid (setengah dari kromosom penjaga), khususnya hanya satu sel oosit sekunder besar dan 1 sel tubuh polar yang lebih kecil. Kedua sel kemudian membelah lagi dengan meiosis II tetapi hanya mencegah sampai tahap metafase II. Meiosis II membuat 1 ootid dan tiga sel tubuh kutub. Dilansir dari Lumen Discovering, beberapa badan kutub tidak memiliki kemampuan untuk dibuahi karena hanya digunakan untuk membersihkan set kromosom haploid tambahan yang dibuat oleh meiosis. Semua sitoplasma akan berada di dalam sel telur, dan inti dari badan kutub akan hancur. Jadi, terlepas dari kenyataan bahwa oogenesis menggunakan pembelahan meiois, hanya satu oosit kunci hanya akan membuat seseorang ootid. Ovoid kemudian akan menjadi telur matang dan dibawa ke tuba falopi untuk dibuahi.

Pembelahan meiotik II saat di dalam sel telur hanya berhenti di metafase II, tetapi akan berlanjut hingga selesai jika sel telur Anda dibuahi oleh sperma.